XL Semangkin (XTRA) mengecewakan

XL semakin hari memang semakin XTRA mengecewakan !!! Itu yang sepertinya perlu dijadikan tagline XL. Setelah beberapa hari yang lalu sempat saya baca mengenai penghitungan tarif XL yang berbeda-beda, belakangan ini saya gregetan, muaaangkel, nga habis pikir dengan pendekatan dagang XL yang kuno bak kaki lima di pasar jumat yang teriak-teriak menawarkan dagangannya. Mungkin tidak beda alias sami mawon dengan pengamen di bus-bus kota yang menjengkelkan (karena tidak diperlukan) dengan perilakunya yang sok preman.

Setiap hari (saya tulis lagi: SETIAP HARI), saya selalu mendapatkan SMS promosi dari XL, dari nomor 818 dan 1818. Rata-rata 2-3 kali. Ya mereka melakukan sepam, SEPAM, SPAM, SEPAM, SPAM, SEPAM…. (enak nga baca informasi yang mirip-mirip, diulang-ulang, dan tidak berguna).
Saya males menuliskan isi SMS mereka di sini. Silakan lihat contoh spam mereka dengan mengunjungi juga blog ngadimin.

Kekecewaan saya yang kedua adalah, mengenai RBT alias layanan Ring Back Tone punya XL.
Beberapa bulan yang lalu saya menggunakan XL Ring Back Tone (Nada Tunggu), dengan content sebuah lagu yang disukai anak saya. Tujuannya adalah jika anak saya menelpon HP saya, dia tahu bahwa senang dan tahu bahwa yang ditelpon adalah nomor yang benar.

Tapi….Sekarang saya terpaksa menggunakan RBT dengan (lagu) nada tunggu yang tidak pernah saya pilih, melainkan dipilihkan oleh XL sebuah lagu klasih ngekngikngok yang saya tida. Hal itu karena (ternyata) pilihan lagu yang dijadikan RBT akan diganti dengan content (lagu) default. Sementara itu saya kesulitan untuk melakukan unsubscribe dari layanan tersebut. Hampir sebulan yang lalu saya sempat melihat panduan untuk berhenti dari layanan tersebut di websita XL. Waktu itu saya masih ragu untuk unsubscribe atau tidak. Tapi sekarang saya cari, saya ubek-ubek kok nga ketemu ya? Apa karena hatiku udah nga respect sama XL kali ya.. hihih.. Di cache google juga sepertinya sudah tidak ada. 🙁

Saya tidak berpuruk sangka, tapi mengingat banyaknya SMS spam yang dibroadcast XL ke pelanggannya, saya dapat berkesimpulan XL dapat memperoleh duit yang banyak dari layanan RBT ini. Apalagi jika dengan mengkondisikan perjanjian (kontrak) antara XL dan provider content, sedemikian sehingga content tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu yang sesingkat mungkin.

Berikut adalah tarif RBT (diambil dari website XL perhari ini):

Aktivasi melalui SMS ke 1818 Rp 350 (belum termasuk PPN)
Aktivasi melalui menu Rp 350 (belum termasuk PPN)
Aktivasi melalui telpon ke 1818 Rp 500/menit (belum termasuk PPN)
Biaya bulanan Rp 5.500/30 hari (belum termasuk PPN)
Content Rp 7.000/lagu/permintaan (belum termasuk PPN)

Jika sebuah content (lagu) RBT hanya dapat digunakan 6 bulan, maka RBT akan diset ke content default. Akibatnya nasabah (yang setiyaaaaa) yang menggunakan content itu pasti akan mengganti contentnya. Dan untuk hal itu dikenakan biaya Rp. 7000 belum termasuk PPN.

Jika XL memang melakukan kerjasama dengan provider content (lagu) untuk waktu kerjasama yang sesingkat mungkin maka tentu Xl sering melakukan kerjasama-kerjasama yang lain dengan provider baru, alias selalu mempunyai stok lagu baru yang dapat dijadikan RBT. Saya jadi berkesimpulan, itulah kenapa setiap hari saya selalu menerima SPAM promosi lagu baru.
Saya tidak tahu bagaimana kondisi layanan sejenis RBT ini di provider yang lain. Tapi sayangnya nasabah tidak tahu (karena tidak diberitahu) sampai kapan sebuah content dapat digunakan.

Ps. Content defaultnya asli jelek banget (bagi saya) dan saya 68% yakin bahwa sedikit sekali yang suka dengan content default tersebut. Saya harap ini bukan merupakan pertimbangan XL kenapa dia menggunakan content itu sebagai default. Terus pertimbangannya apa dia menggunakan content default berupa lagu klasik yang ngekngiknguk? Tauk!

Sepertinya saya harus mengakhiri tulisan ini sampai di sini, sebelum saya batal mempostingnya karena terlanjur muak dengan postingan yang panjang ini. Oh ya kemarin ketika saya set status YM saya dengan pertanyaan bagaimana cara menolak spam itu, tidak lama kemudian ada yang PM saya untuk memberitahu kalau sudah ketemu caranya. Ternyata korban penderitanya sudah banyak.

Akhirnya, biar fair (karena dari tadi saya ngomel mulu), saya coba berikan saran-saran berikut ini buat XL (biar XL tahu jika ada orang XL yang mengendus blog ini) :

  • Hormatilah pelanggan! Karena tanpa pelanggan, anda nga ada apa-apanya.
  • Pendekatan pemasaran produk dengan cara SPAM, adalah tidak terpuji, dan kami, pelanggan dapat melakukan class action atas tindakan tersebut.
  • Khusus layanan RBT, hendaknya diinformasikan batas waktu (sampai kapan) content RBT akan expired. Sehingga pelanggan dapat membandingkannya dengan content yang lain (jika memiliki masa expired yang berbeda).
  • Benahi tuh Call center layanan pelanggan. Saya telpon ke call centernya (hampir sebulan yang lalu), muter-muter aja (loop), tekan nomor ini-itu. Giliran pas pilihan bicara dengan “customer service kami” … , looping lagi..

Sekian. Karena saya udah eneg.

21 Replies to “XL Semangkin (XTRA) mengecewakan”

  1. hahah, sama om, saia jg susa pas mo unsubscribe, then akhirnya ktemu gmn caranya =p

    ketik UNSUB kirim ke 1818, then it will be done wkwkkw…
    tnyata ktemu di website ny xl ndiri, n itu keknya “sengaja disembunyiin”, bner msti obok2 br ktemu xD

    tdur nyenyak~ =p

  2. Wah, ngga selalu juga koq, Nam. Aku cukup puas dengan XL. Boleh dong. 🙂 Aku pikir pada kasus dan hal apapun akan terdapat sedikit “galat”. Ya ngga sih ? Peace.

  3. setuju mba, aku sangat kesal dengan pelayanan xl yang seenaknya memaksa kita untuk memakai nada sambung yang jelek dan langsung dipotong pulsa,.. padahal selama saya pakai xl, saya tidak pernah etrtarik menggunakan layanan ini,… tapi tau2 dipaksa pakai nada sambung dan dipotong pulsa. dan tidak ada tanggapan aapapun dr xl ,…mengesalkan

  4. terimaaa kasihhh
    akhirnya saya bisa berhenti langganan rbt xl ituhhh
    syukuurr infonya
    maslahnya sudah berhari-hari berbulan bahakan setahunan rbt saya selalu di otomatis sendiri…hiuhuuuuu!!!!!!!!!!!!
    skarang saya bebeasss dr rbt yg mahal ituh

    kan bosen kali eh masssss
    xL tuh yaaaa… yg fair lahhh

    pokoke untuk berhenti rbt
    ketik reg (spasi) unsub

    okehhhh
    then
    tenkyuuuu

  5. tengkyu bwt info unsubnya, pernah jg gw brantem hebat ma pacar gw gara2 sms nya telat nyampe, cowo gw langsung mo sued xl….hehehe

    trus bwt customer servicenya pada bobo kali yaaa tiap kali tlp ke 817 susahnya minta ampun

    thanks

  6. Halah… saya ngga peduli sama pelanggan kayak anda! Liat aja saya punya jutaan pelanggan di seluruh Indonesia. Klo anda ngga puas ya pake aja provider lain. Toh masih banyak yang mau make saya.

    Anda tahu kan saya sekarang bisa nelpon sampe puas..??? Jadi saya ngga peduli sama anda apalagi pelanggan laen yang koneksi internetnya putus nyambung.. gara2 bts saya penuh.

    anda tentu tahu kalau saya dan temen2 lain sudah kongkalikong.. kalau mereka saja layanan jelek masa saya mau bagus sendiri.. Rugi di saya donk mas! Mending saya keruk uang-uang pelanggan kayak anda ini.

    Apa sih artinya postingan di blog kayak gini wong masuk koran ratusan kali aja saya ngga ngaruh kok. hehehe

    Mau tau caranya bikin saya kapok?

    Coba aja 28juta pelanggan saya hijrah ke operator lain besar2an selama 2 bulan dijamin loh klo layanan saya akan lebih baik. Sumpeh deh..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *